Kekecewaan

Home/Catatan/Kekecewaan
  • disappointed

Tidak terasa sudah mau dua tahun saja saya bekerja disini. Rasa senang, sedih, dan marah mungkin sudah tidak terhitung lagi seberapa banyaknya. Hari terus berlalu cepat dan terasa seperti biasanya setiap hari saya bekerja, akan tetapi belakangan ini saya merasakan hal yang sangat berbeda seperti saya bukanlah orang yang pernah bekerja disini. Bukan hanya kata-kata yang kurang mengenakkan akan tetapi rasa menyudutkan dalam beberapa kegiatan pekerjaan sudah mulai saya rasakan.

Mungkin ada seseorang bahkan bisa jadi beberapa orang yang barang kali ingin saya tidak lagi bekerja disini. Sudah biasa mungkin ini terjadi di dunia kerja, saling menjatuhkan, saling tidak percaya, bahkan ada juga yang sampai berantem karena masalah pekerjaan. Tapi bagiku sendiri ini adalah kali pertamanya saya merasakan hal ini selama saya bekerja.

Adalah rasa nyaman dengan pekerjaan yang saya rasakan selama hampir dua tahun saya berkerja, pergi pagi kadang juga sampe tidur di kantor demi mengerjakan pekerjaan yang sifatnya sangat mendesak. Akan tetapi akhir-akhir ini malah yang ada di pikiranku adalah bagaimana supaya cepat pulang ke kost.

Mengapa sehingga bisa jadi seperti ini sebenarnya adalah masalah kepentingan seseorang yang ujung-ujungnya saya harus dijadikan sebuah korban dari kepentingan tersebut. Saya yang tidak melakukan sebuah kesalahan dan bahkan saya mempunyai data yang bisa dibilang itu adalah sebuah data yang sulit untuk diubah atau diganggu oleh orang lain harus mengakui bahwa saya yang salah dalam meyampaikan data tersebut.

Rasa marah dan kecewa bercampur dengan perasaan benci yang saya rasakan saat itu membuat saya berfikir ada orang yang sifatnya seperti itu. Sekarang saya cuma bisa diam tidak melakukan apa-apa melaikan yah kerja sesuai porsinya saja, selama saya hanya seorang karyawan biasa dan tidak punya jabatan yang begitu berarti jadi yah terima saja apa yang saya dapatkan selama saya masih bekerja disini.

Ini memang bukan sebuah akhir dari karir saya di kantor ini, bisa jadi kedepannya bisa jadi jauh lebih baik. Apabila hal buruk ini terus dan terus terjadi, mungkin pilihan yang paling bijak yang bisa saya ambil adalah mencari sesuatu yang baru tanpa harus pusing memikirkan kesalahan yang nyatanya bukan saya yang membuatnya.

About the Author:

Just someone who want to share what he know about something

Tuliskan komentar atau pertanyaan terkait artikel ini.